Musyawarah Masyarakat Desa dan Rembuk Stunting di Desa Yosowilangun Lor
- Sep 23, 2024
- SUWANDI
Senin, 23 September 2024 – Pemerintah Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun, bekerja sama dengan Kader Gerbang Mas dan Puskesmas, mengadakan acara penting berupa Rembuk Stunting yang bertujuan mengurangi angka stunting di desa tersebut. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pihak penting, termasuk Camat Yosowilangun, Yudi Prasetyo Andy Putro, S.STP, Kepala Desa Yosowilangun Lor, Rudi Hartono, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD), Bidan Desa, serta Ketua RT/RW.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah penanganan stunting, bayi gizi buruk (BGM), kekurangan gizi, penyakit menular, dan penanganan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Berdasarkan data dari Kelompok Masyarakat Peduli Kesehatan (KMPK) untuk periode Januari hingga Juli 2024, Desa Yosowilangun Lor mencatat ada 12 anak yang mengalami stunting, 7 kasus BGM dan gizi buruk, 10 orang penderita tuberkulosis (TB), 2 penderita kusta, serta 12 penderita B20.
Dalam rangka menangani masalah ini, sejumlah program sudah dilaksanakan oleh pemerintah desa dan mitra terkait, seperti Kelas Ibu Hamil, Kelas Gizi, Dapur Gizi, pemeriksaan rutin bagi mereka yang belum menunjukkan perbaikan, serta pemberian bantuan protein hewani.
Camat Yosowilangun, Yudi Prasetyo Andy Putro, menyampaikan pesan penting dalam pidatonya "Jumlah anak stunting di Kecamatan Yosowilangun mencapai 80 anak, dan 12 di antaranya berada di Desa Yosowilangun Lor. Kita harus berusaha agar tidak ada penambahan jumlah stunting di desa kita. Salah satu upaya pencegahan adalah memastikan ibu hamil mendapatkan asupan gizi yang baik agar bayi yang lahir sehat dan terhindar dari risiko stunting."
Acara ini menunjukkan komitmen Pemerintah Desa Yosowilangun Lor dan pihak-pihak terkait dalam menanggulangi stunting dan masalah kesehatan lainnya. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan tenaga kesehatan, diharapkan angka stunting dan gizi buruk dapat ditekan dan kualitas kesehatan masyarakat meningkat.