Mahasiswa KKN Kolaboratif Turut Sukseskan Posyandu Rutin di Dusun Bulaktal, Yosowilangun Lor

  • Jul 24, 2025
  • KKN UNEJ

Lumajang, 23 Juli 2025  Suasana hangat dan penuh semangat terlihat di Dusun Bulaktal, Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, pada Rabu (23/07/2025) pagi. Pasalnya, dusun tersebut mengadakan kegiatan rutin posyandu yang tidak hanya dihadiri oleh balita dan ibu-ibu, tetapi juga mendapat sambutan luas dari berbagai kalangan masyarakat. Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Jember (UNEJ), Universitas Islam Jember (UIJ), dan Universitas Lumajang (UNILU), yang turut berkontribusi dalam menyukseskan jalannya kegiatan.

Kegiatan posyandu ini menjadi salah satu program unggulan yang secara konsisten dijalankan oleh kader-kader kesehatan desa untuk menjaga dan memantau kondisi kesehatan warga. Adapun pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan berat dan tinggi badan, hingga pemeriksaan kadar gula darah. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, terutama terkait pola hidup sehat dan pencegahan penyakit.

Partisipasi mahasiswa KKN Kolaboratif dalam kegiatan ini bukan sekadar sebagai peserta atau peninjau. Sejak pagi buta, para mahasiswa sudah terlihat sibuk membantu kader posyandu mempersiapkan segala keperluan teknis. Mereka dengan sigap menata lokasi kegiatan, mengatur meja dan kursi, serta menyiapkan alat-alat medis yang akan digunakan selama posyandu berlangsung.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tampak membantu melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah dengan didampingi tenaga kesehatan profesional. Beberapa mahasiswa juga turut mengarahkan warga yang hadir agar mengikuti alur kegiatan dengan tertib dan nyaman.

Bidan desa setempat menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan aktif mahasiswa KKN. Ia menegaskan bahwa keberadaan mahasiswa sangat mendukung tercapainya tujuan utama posyandu, yakni mendapatkan data kesehatan warga secara berkala dan memberikan pelayanan kesehatan dasar yang merata. "Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami bisa memantau kondisi kesehatan masyarakat secara langsung dan sekaligus memberikan edukasi kesehatan. Kehadiran adik-adik mahasiswa benar-benar memberi energi baru bagi kegiatan kami," ujarnya.

Antusiasme warga terhadap posyandu kali ini pun patut diapresiasi. Terlihat dari tingginya kehadiran warga yang datang, baik ibu hamil, balita, maupun lansia, semuanya menunjukkan semangat untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. Tak sedikit pula warga yang mengungkapkan rasa senang karena bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis dan dekat dengan rumah.

Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut dan semakin berkembang dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi. Kolaborasi seperti ini membuktikan bahwa sinergi antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan mahasiswa dapat menciptakan dampak positif yang nyata di tengah masyarakat pedesaan